Jumat, 26 Oktober 2012

Bab 2 BISNIS DAN ETIKA


1.      Mitos Bisnis Amoral
Bisnis jangan dicampuradukkan dengan etika. Inilah ungkapan-ungkapan menurut De George yang disebut sebagai Mitos Bisnis Amoral. Mitos ini mengungkapkan suatu keyakinan bahwa antara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubungannya sama sekali. Keduanya adalah dua bidang yang terpisah satu sama lain. Bisnis hanya bisa dinilai dengan kategori dan norma-norma bisnis, bukan dengan kategori dan norma etika.
Menurut mitos ini, tujuan dari bisnis adalah mendatangkan keuntungan sebesar-besarnya, tanpa mengindahkan etika dan moral. Aturan yang dipakai dalam bisnis berbeda dengan aturan dalam kehidupan sosial.

2.      Keutamaannya etika bisnis
Etika sebagai filsafat moral tidak langsung memberi perintah konkret sebagai pegangan siap pakai. Etika sebagai sebuah ilmu yang terutama menitikberatkan refleksi kritis dan rasional.
Manfaat etika bisnis antara lain :
1.      Jika jujur dalam berbisnis, maka bisnisnya akan maju
2.      Timbulnya kepercayaan
3.      Kemajuan terjaga, jika perilaku etis terjaga
4.      Perolehan laba akan meningkat
5.      Bisnis akan terjaga eksistensi dan kesinambungannya

3.      Sasaran dan lingkup etika bisnis
Etika bisnis mencakup hubungan antara perusahaan dengan orang yang menginvestasi uangnya dalam perusahaan, dengan konsumen, pegawai, kreditur dan pesaing.


·      Orang yang menanam uang atau investor menginginkan manajemen dapat mengelola perusahaan secara berhasil, sehingga dapat menghasilkan keuntungan bagi mereka.
·      Konsumen menginginkan agar perusahaan menghasilkan produk bermutu yang dapat dipercaya dan dengan harga yang layak.
·      Para karyawan menginginkan agar perusahaan mampu membayar balas jasa yang layak bagi kehidupan mereka, memberi kesempatan naik pangkat atau promosi jabatan.
·      Pihak kreditur mengharapkan agar semua hutang perusahaan dapat dibayar tepat pada waktunya dan membuat laporan keuangan yang dapat dipercaya dan dibuat secara teratur.
·      Pihak pesaing mengharapkan agar dalam persaingan dilakukan secara baik, tidak merugikan dan menghancurkan pihak lain.

4.      Prinsip-prinsip etika bisnis
Orang-orang bisnis diharapkan bertindak secara etis dalam berbagai aktivitasnya di masyarakat. Harus ada etik dalam menggunakan sumber daya yang terbatas di masyarakat, apa akibat dari pemakaian sumber daya tersebut dan apa akibat dari proses produksi yang dilakukan.
Etika bisnis menyangkut usaha membangun kepercayaan antara masyarakat dengan perusahaan,dan ini merupakan elemen sangat penting buat suksesnya suatu bisnis dalam jangka panjang.
Jadi prinsipnya seorang wirausaha lebih baik merugi daripada melakukan perbuatan tidak terpuji.
Menjaga etika adalah suatu hal yang sangat penting untuk melindungi reputasi perusahaan. Masalah etika ini selalu dihadapi oleh para manajer dalam keseharian kegiatan bisnis, namun harus dijaga terus menerus, sebab reputasi sebuah perusahaan yang etis tidak dibentuk dalam waktu pendek tapi akan terbentuk dalam jangka panjang. Dan ini merupakan aset tak ternilai sebagai good will bagi sebuah perusahaan.

5.      Prinsip utama etika bisnis
1.      Otonomi
Sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri.
2.   Kejujuran
Kejujuran dalam memenuhi syarat-syarat perjanjian, kejujuran dalam penawaran barang dan jasa dengan mutu dan harga yang sebanding, kejujuran dalam hubungan kerja intern.
3.   Keadilan
Memperlakukan setiap orang sesuai dengan haknya masing-masing, baik dalam relasi eksternal maupun internal perusahaan.
1.      Saling menguntungkan
            Bisnis dijalankan sedemikian rupa agar semua pihak menikmati keuntungan.
5.   Integritas moral
Tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis.

6.      Etos kerja
Etos Kerja sebenarnya istilah populer untuk “selera bekerja” yang terdiri dari :
- Semangat (spirit)
- Self esteem (harga diri)
- Trust (keyakinan)
Beberapa prinsip etos kerja :
•      Kerja adalah Rahmat
•      Kerja adalah Amanah
•      Kerja adalah Panggilan
•      Kerja adalah Aktualisasi
•      Kerja adalah Ibadah
•      Kerja adalah Seni
•      Kerja adalah Kehormatan
•      Kerja adalah Pelayanan

7.      Realisasi Moral Bisnis
Etika merupakan ilmu tentang norma-norma, nilai-nilai dan ajaran moral, sedangkan moral adalah rumusan sistematik terhadap anggapan-anggapan tentang apa yang bernilai serta kewajiban-kewajiban manusia.
Untuk menjadi masyarakat abad ke-21, ada dua agenda yang harus kita lakukan. Pertama, mencari strategi penyebaran tindakan etis agar etika bisnis menjadi konsensus nasional. Kedua, merekayasa budaya etika bisnis Indonesia, yang mencakup kepentingan pengusaha, konsumen, pengguna jasa, pekerja, dan lingkungan demi masa depan yang cerah.
Bisnis tidak bisa dinilai berdasarkan tolok ukur etika moralitas, karena pertimbangan-pertimbangan moral dan etika tidak tepat untuk bisnis. Dengan demikian, etika bisnis perlu berperan sebagai mitos baru bukan sekedar rambu-rambu moralitas.

8.      Pendekatan-pendekatan Stockholder
Perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas dan terutama yang akan atau telah "go public" haruslah menjaga pemberian informasi yang baik dan jujur dari bisnisnya kepada para investor atau calon investornya. Informasi yang tidak jujur akan menjerumuskan untuk mengambil keputusan yang keliru.
Dalam hal ini perlu mendapat perhatian yang serius karena dewasa ini di Indonesia sedang mengalami lonjakan kegiatan pasar modal. Banyak permintaan dari para pengusaha yang ingin menjadi emiten yang akan menjual sahamnya (mengemisi sahamnya) kepada masyarakat. Di pihak lain masyarakat juga sangat berkeinginan untuk menanamkan uangnya dalam bentuk pembelian saham ataupun surat-surat berharga yang lain yang diemisi oleh perusahaan di pasar modal. Oleh karena itu masyarakat calon pemodal yang ingin membeli saham haruslah diberikan informasi secara lengkap dan benar mengenai prospek perusahaan yang go public tersebut. Janganlah sampai terjadi adanya manipulasi atau penipuan terhadap informsi atas hal ini

Rabu, 17 Oktober 2012

Bab 1 TEORITIKA ETIKA BISNIS


  1. Teori Pengertian Etika95)
Secara etimologis, etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K. Bertens, 2000).
Dalam Kamus besar Bahasa Indonesia, berarti : nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Menurut Maryanti & Ludigdo, etika adalah : Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi.
a.       Norma Umum
Norma adalah ukuran tindakan tersebut baik atau buruk menurut pandangan orang lain pada umumnya, yang berlaku dalam segala situasi. Norma umum terdiri dari :
1.      Etiket, aturan tindakan untuk sopan santun
2.      Hukum, aturan tindakan untuk ketertiban umum
3.      Moral, aturan tindakan untuk kebaikan manusia
b.      Teori Etika Deontologi
-          Yang menjadi dasar baik-buruknya perbuatan adalah kewajiban
-          Pendekatan ini sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan salah satu teori etika yang terpenting.
c.       Teori Etika Teleologi
-          Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang akan dicapai, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan.
-          Teori ini ada 2, yaitu : egoisme dan utilitarianisme

  1. Bisnis Sebuah Profesi Etis
Bisnis tidak sepenuhnya merupakan sebuah profesi kotor sebagaimana dianggap sebagian orang. Bisnis dapat menjadi sebuah profesi yang etis apabila dilakukan dengan aturan-aturan tertentu dan adanya kepastian hukum yang jelas.
a.       Etika Terapan
Etika terapan disebut juga dengan etika khusus, dimana menerapkan prinsip-prinsip etis umum, atas perilaku yang dilakukan oleh manusia pada umumnya. Contoh : etika olahraga, etika sekolah. Etika terapan ini dibagi lagi, menjadi :
1.      Etika individual
2.      Etika sosial : etika terhadap sesama, etika keluarga, etika politik.
3.      Etika Lingkungan Hidup
b.      Etika Profesi
Salah satu golongan masyarakat yang mempunyai nilai-nilai yang menjadi landasan dalam pergaulan baik dengan kelompok atau masyarakat umumnya, maupun dengan sesama anggotanya, yaitu masyarakat profesional. Golongan ini sering menjadi pusat perhatian karena adanya tata nilai yang mengatur dan tertuang secara tertulis (yaitu kode etik profesi) dan diharapkan menjadi pegangan para anggotanya.
c.       Menuju bisnis sebagai profesi luhur
Bisnis menyangkut hubungan antar manusia. Sebagai kegiatan manusia, bisnis juga membutuhkan etika sebagai pedoman dan orientasi bagi keputusan dan kegiatan manusia dalam berhubungan (bisnis) satu dengan lainnya.
Etika merupakan bagian penting di dalam masyarakat, dimana etika sebagai suatu penilaian terhadap sikap baik dan buruknya perilaku individu di tengah masyarakat.
Dalam tuntutan professional sangat erat hubungannya dengan suatu kode etik untuk masing  masing profesi. Kode Etik itu berhubungan dengan prinsip etika tertentu yang berlaku untuk suatu profesi Prinsip-prinsip etika pada umumnya berlaku bagi semua orang, serta berlaku pula bagi kaum profesional . Adapun prinsip-prinsip etika profesi adalah :
    1. Prinsip tanggung-jawab
    2. Prinsip Keadilan
    3. Prinsip Otonomi
    4. Prinsip Integritas moral
Berdasarkan pengertian profesi yang menekankan keahlian dan ketrampilan yang tinggi serta komitmen moral yang mendalam, maka jelas kiranya bahwa pekerjaan yang kotor tidak akan disebut sebagai profesi.

Senin, 15 Oktober 2012

Tugas 2 : Tanggung Jawab Sosial



Soal :
Buatlah sebuah tulisan atau artikel mengenai tanggung jawab social perusahaan kecil atau besar terhadap konsumen dan juga lingkungan di sekitarnya.

Jawab :
Tanggung Jawab sosial dapat diartikan bahwa kegiatan bisnis suatu perusahaan dihadapkan pula kepada tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar. Jadi, tidak hanya ke karyawannya saja (internal) tetapi juga ke pihak eksternal (pelanggan, masyarakat, pemerintah, pemasok dan kreditur ).

TSP (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan) atau CSR (Coorporate Social Responsibility) merupakan kepedulian perusahaan yang didasari 3 prinsip dasar yang dikenal dengan istilah Triple Bottom Lines yaitu, 3P :
  1. Profit, perusahaan tetap harus berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomi yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang.
  2. People, Perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia. Beberapa perusahaan  mengembangkan  program  CSR  seperti  pemberian  beasiswa  bagi pelajar  sekitar  perusahaan,  pendirian  sarana  pendidikan  dan  kesehatan,  penguatan kapasitas  ekonomi lokal,  dan bahkan  ada perusahaan yang  merancang  berbagai  skema perlindungan sosial bagi warga setempat
  3. Plannet, Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan berkelanjutan keragaman hayati. Beberapa program TSP yang berpijak pada prinsip ini biasanaya berupa penghijaunan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, perbaikan permukiman, pengembangan pariwisata (ekoturisme ) dll.
Penerapan TSP di Indonesia semakin meningkat, baik dalam kuantitas maupun kualitas. Selain keragaman kegiatan dan pengelolaannya semakin bervariasi, dilihat dari kontribusi finansial, jumlahnaya semakin besar. Hal ini bisa dilihat pada perusahaan-perusahaan swasta maupun nasional yang telah sekian tahun menerapkan TSP.
Kemungkinan biaya yang timbul sebagai akibat TSP kepada  :
1. Pelanggan, adalah : Menciptakan program menerima dan memecahkan keluhan, Melakukan survey untuk mengetahui kepuasan pelanggan, gugatan hukum oleh pelanggan    
2. Karyawan, adalah : Menciptakan program menerima dan memecahkan keluhan, Melakukan survey untuk mengetahui kepuasan karyawan,  Gugatan hukum oleh karyawan karena diskriminasi atau tuduhan tanpa bukti (Whistleblower).
3. Pemegang Saham,  adalah : Mengumumkan Informasi Keuangan secara periodik, Gugatan hukum atas tuduhan bahwa manajer perusahaan tidak memenuhi tanggung jawabnya kepada para pemegang saham.

Tugas 1 : Etika Bisnis Dalam Berbisnis


Soal :
Buatlah sebuah tulisan atau artikel tentang apakah pelaku bisnis yang ada disekitar kita menggunakan etika didalam menjalankan bisnisnya? Jika tidak, bagaimanakah bentuk pelanggarannya? Apakah faktor penyebabnya? Bagaimana cara mengatasinya?

Jawab :
Bisnis adalah suatu rangkaian kegiatan ekonomi untuk memperoleh keuntungan yang telah direncanakan. Sedangkan Etika adalah suatu komitmen untuk melakukan apa yang benar & menghindari apa yang tidak benar. Pada intinya, Etika Bisnis ialah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dan norma tersebut yang dijadikan tuntunan dalam membuat  keputusan bisnis.

Etika bisnis berperan penting dalam memberikan kepercayaan terhadap kelompok atau individu internal dan eksternal perusahaan tersebut.

Pada prakteknya ada beberapa perusahaan yang menjalankan etika bisnis dengan benar dan ada juga yang tidak. Sebagai contoh penerapan etika bisnis di tempat saya bekerja, anggap saja saya bekerja di PT X, yang berdomisili di Cakung, Jakarta Timur. Ditempat saya bekerja semua karyawan baru, memperoleh penyuluhan/training wajib yang isinya adalah mengenai :

1.      Product Knowledge
Yaitu pengetahuan mengenai produk-produk apa saja yang kita buat, proses produksinya bagaimana, konsumen kita siapa saja, kapasitas produksi per bulan berapa, tipenya apa saja dll.
2.      Potensi Bahaya dan dampak Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Ialah penjabaran mengenai aktivitas-aktivitas produksi yang membahayakan bagi karyawan. Contoh : potensi bahaya terjepit mesin, potensi bahaya terkena tumpahan bahan kimia, potensi bahaya kebakaran apabila salah dalam penerapan SOP (Standard Operation Procedure)
3.      Peraturan Perusahaan
Setiap karyawan baru, menjalani sebuah proses training selama 3 bulan, kemudian baru perjanjian kontrak kerja selama 1 tahun. Selama 3 bulan tersebut dijelaskan mengenai peraturan-peraturan kerja yang boleh atau dilarang dalam melaksanakan suatu pekerjaan sehari-hari. Diantaranya : mengenai disiplin kerja, menjaga produk-produk yang dibuat, mematuhi SOP, serta sanksi-sanksi apabila melanggar aturan-aturan tersebut.

Contoh tersebut diatas, menurut saya perusahaan saya sudah menjalankan etika bisnis dengan benar, jika dilihat dari sisi internal perusahaan. Sedangkan kalau dari sisi eksternal contohnya adalah :
1.  Melakukan pelaporan secara berkala mengenai aktivitas AMDAL (analisis dampak lingkungan) ke pemerintah terkait.
2.      Melakukan kegiatan donor darah
3.      Melakukan sunatan massal untuk masyarakat sekitar
4.      Bersama-sama RT setempat, melakukan penghijauan, memberikan bingkisan lebaran dll

Sebenarnya apa yang telah dilakukan oleh PT X adalah hal-hal yang wajar, karena sudah memenuhi aturan-aturan yang telah diterapkan.

Jumat, 04 Mei 2012

Abstrak : Audit Internal


AUDIT INTERNAL
DALAM SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008

ABSTRAK 

Sistem manajemen mutu yang dijalankan efektif dengan cara continual improvement (perbaikan terus-menerus) akan mampu memberikan hasil yang optimal. Salah satu alat sistem manajemen mutu untuk mempertahankan standar kualitas produknya yaitu ISO 9001:2008. Salah satu upaya dalam memelihara perbaikan berkelanjutan tersebut, melalui audit internal. Dalam perspektif ISO 9001:2008 audit internal bertujuan, untuk memastikan kegiatan 
sistem manajemen mutu berjalan sesuai dengan persyaratan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan yang dihadapi organisasi terutama dalam perspektif 
mutu serta dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi secara umum. 
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pelaksanaan Audit Internal di PT Century Batteries Indonesia. Dimana salah satu temuan Audit Internal tersebut adalah mengenai Pengendalian Catatan yang belum teregistrasi.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode primer dan metode sekunder. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, maka hasil penelitian yaitu pertama, pelaksanaan Audit internal di PT Century Batteries Indonesia berdasarkan SOP (Standard Operation Procedure) dan schedule sudah dilakukan dengan baik. Kedua, kualifikasi auditor yang mencakup telah mengikuti training Auditor Internal yang dapat dibuktikan dengan sertifikat training juga merupakan syarat yang paling kuat. Ketiga, pelaksanaan penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 pada PT Century Batteries Indonesia, dimana sudah diimplementasikan sejak tahun 2000, termasuk dalam kategori baik. Pernyataan ini didukung oleh adanya perolehan sertifikasi ISO 9001 sejak tahun 2000 sampai dengan saat ini masih berlaku.

Kamis, 26 April 2012

Cerpen Caca dan Naisha

Caca dan Naisha


Caca dan Naisha sedang bermain boneka di halaman rumah, beberapa saat kemudian teman-temannya datang yaitu yang bernama Hana, Safa dan Arin. Mereka adalah teman-teman Caca, pada saat yang bersamaan teman Naisha juga datang, yang bernama Fia, Keisha dan Revan. Mereka bermain bersama-sama, yang semula hanya 2 orang yang bermain, sekarang menjadi 6 orang.
Ternyata 6 orang tersebut, adalah sepasang kakak-adik semuanya. Permainan mereka menjadi sangat ramai sekali. Bersyukur tidak ada yang menangis/bertengkar dalam permainan mereka.

Sabtu, 10 Maret 2012

Penalaran Induktif

I. Pengertian Penalaran Induktif

Penalaran induktif merupakan penalaran yang bertolak dari pernyataan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum. Dengan kata lain simpulan yang diperoleh tidak boleh khusus dari pada pernyataan (premis). Penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.

Beberapa bentuk penalaran induktif adalah sebagai berikut :
Generalisasi adalah proses yang mengandalkan beberapa pernyataan yang mempunyai sifat tertentu untuk mendapat simpulan yang bersifat umum.
Contoh :
Jika dipanaskan besi memuai.
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan emas memuai.
Jadi, jika dipanaskan logam memuai.
• Analogi adalah cara penarikan penalaran secara membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
Contoh :
Nina adalah lulusan akademi A.
Nina dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Ali adalah lulusan akademi A
Oleh sebab itu Ali dapat menjelaskan tugasnya dengan baik.
• Hubungan kausal adalah penalaran yang diperoleh dari gejala yang saling berhubungan.
Contoh : Tombol ditekan akibatnya bel berbunyi.


II. Contoh kasus :

Siap-siap! Maret Harga Buah Impor Naik Rp 5.000/Kg 

Jakarta - Kementerian Pertanian telah mengeluarkan tiga aturan (Permentan) salah satunya memindahkan pintu masuk 34 jenis buah impor dari Tanjung Priok-Jakarta ke  tiga pelabuhan lain seperti Tanjung Perak, Surabaya per 19 Maret 2012.

Hal ini akan mengakibatkan harga buah impor naik, minimal Rp 5000/Kg, disisi lain ini menguntungkan buah lokal agar bisa berdaya saing.

"Permentan ini, akan mengakibatkan harga buah impor per 19 Maret akan naik, berkisar Rp 5.000/kilo gram khususnya untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pasalnya ongkos angkut buah impor cukup mahal misalnya dari Surabaya sebagai pelabuhan terdekat yang ditunjuk. Ongkosnya per kontainer sekali jalan Rp 10 juta," ujar Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayur Segar Indonesia (Assibisindo), Kafi Kurnia, Minggu (12/2/2012).

Apalagi, kata Kafi, untuk 6 (enam) bulan pertama pasca diberlakukan 19 Maret 2012 Permentan ini, diprediksi pasokan buah impor akan turun drastis mencapai 60%.

"Pasti akan turun, kan dari yang awalnya enak-enak dagang di Jakarta, 19 Maret tidak boleh jualan, mereka harus buka cabang, baik di Surabaya, Makassar dan Medan, dan perlu investasi gudang baru Rp 10 miliar/gudang, kira-kira total kami akan investasi di satu pelabuhan saja untuk pengadaan gudang baru sekitar Rp 300 miliar, kondisi inilah yang bisa membuah harga buah impor naik," terangnya.

Namun, minimal setahun setelah itu pasokan dan harga akan berubah, jumlah buah impor bukannya turun, malah akan naik berlipat-lipat. "Apalagi kalau sedang banjir buah impor, apa yang terjadi? Pengusaha akan obral itu buah. Apalagi yang jadi masalah, Surabaya penghasil 30% buah lokal nasional? Dibanjiri buah impor, ya tebak saja sendiri. Apalagi di Medan disana banyak petani buah karo, pasti berdampak besar,” tandasnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian pertengahan Januari 2012 lalu mengeluarkan 3 Permentan, yakni Permentan No. 88/2011 tentang Pengawasan Keamanan Pangan terhadap Pemasukan dan Pengeluaran Pangan Segar Asal Tumbuhan. Permentan No. 89/2011 tentang Persyaratan Teknis dan Tindakan Karantina Tumbuhan untuk Pemasukan Buah-buahan dan atau Sayuran Segar. Permentan No. 90/2011 tentang Persyaratan Tindakan Karantina Tumbuhan untuk Pemasukan Hasil Tumbuhan Hidup Berupa Sayuran Umbi Lapis Segar.

Permentan tersebut pada 19 Maret menetapkan pintu masuk buah dan sayur impor dari Tanjung Priok di pindahkan ke empat pelabuhan yakni Pelabuhan Tanjung Perak-Surabaya, Pelabuhan Belawan-Medan, Pelabuhan Makasar dan Bandara Soekarno-Hatta-Tanggerang.

Beberapa waktu lalu Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini beralasan pengetatan ini bertujuan mencegah organisme pengganggu tanaman karantina (OPTK) yang tersebar ke wilayah Indonesia.

Selain itu volume arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok sangat padat dan over load dimana setiap hari terjadi sekitar 1000-1500 kontainer. Padahal layanan karantina memerlukan waktu antara 3- 4 hari sehingga perlu dialihkan ke tempat yang lebih longgar tetapi mempunyai dukungan fasilitas pelabuhan yang memadai.
Minggu, 12/02/2012 13:17 WIB
Rista Rama Dhany - detikFinance
III. Argumentasi dan Kesimpuan
Argumentasi :
1. Kementerian Pertanian mengeluarkan aturan memindahkan pintu masuk 34 jenis buah
impor dari yang semula hanya di Tanjung Priok-Jakarta berpindah ke tiga pelabuhan lain seperti Tanjung Perak, Surabaya. Pelabuhan Belawan-Medan, Pelabuhan Makasar.
2. Biaya angkut buah impor mahal, karena lokasinya lebih jauh, contoh : yang biasanya dari Pelabuhan Jakarta ke Pasar Jakarta, sekarang dari Pelabuhan Surabaya dikirim ke Jakarta.
3. Agar biaya angkut buah impor lebih murah, maka pengusaha harus buka cabang/gudang yang dekat dengan pelabuhan terdekat.
4. Pelabuhan Tanjung Priok sudah sangat padat / over load sehingga perlu dialihkan ke tempat yang lebih longgar tetapi mempunyai dukungan fasilitas pelabuhan yang memadai.
Kesimpulan :
Harga buah impor naik, dan diprediksi pasokan buah impor akan turun drastis, dikarenakan pelabuhan Tanjung Priuk sudah sangat padat, peraturan baru dari pemerintah, biaya angkut buah impor yang lebih mahal, dan pengusaha harus investasi cabang/gudang baru.
Referensi :
http://www.ilmu.us/1684/penalaran-induktif/